Parah! Real Madrid Punya Line Depan Terburuk Ke-3 di Eropa

Rentetan ketidakberhasilan sektor depan Real Madrid guna menjebol gawang lawan, menjadikan mereka jadi sektor depan paling buruk ke-3 di 5 liga elit Eropa.

Kemandulan selama 3 pertandingan menjadikan Real Madrid klub dengan sektor depan paling buruk di 5 liga elit Eropa.

Ke-5 liga elit Eropa ini beberapa diantaranya Inggris, Italia, Jerman, Spanyol, serta Prancis.

Armada didikan manajer Julen Lopetegui tidak berhasil menyarangkan goal di dalam 319 menit terbaru.

Real Madrid tidak berhasil menyarangkan goal tepat usai gol Marco Asensio saat laga sudah berjalan hingga menit ke-41 menuju gawang Espanyol pada Liga Spanyol, Minggu (23/9).

Setelah itu, Los Blancos tidak berhasil merobek gawang lawan ketika melawan Sevilla (0-3), Atletico Madrid (0-0), serta CSKA Moskva (0-1).

Cuma 2 klub yang lebih mempunyai catatan sedikit lebih jelek dari Real Madrid.

Mereka merupakan klub Serie A Italia, Cagliari, serta Ligue ! Prancis, Dijon.

Cagliari puasa goal selama 356 menit atau semenjak goal Joao Pedro saat laga sudah berjalan hingga menit ke 4 menuju gawang AC Milan, Senin (17/9).

Sedangkan Dijon mendapatkan paceklik goal sepanjang 347 menit, di mana goal terbaru mereka dilesakkan oleh Wesley Said saat laga sudah berjalan hingga menit ke-13 menuju gawang Angers, Minggu (16/9).

Perlu diukir jika ke-2 klub cuma ada di peringkat 17 Serie A Italia serta 12 Ligue 1 Prancis.

Bahkan Los Blancos justru kalah dari Chievo Verona serta Mainz yang sama-sama mandul selama 270 menit.

Catatan raksasa La Liga itu dapat makin lama, apabila mereka balik lagi gagal menyarangkan goal di pertandingan berikutnya.